www.medallionpress.comDestinasi wisata Anda di Madura pasti akan mengejutkan Anda. Madura memang identik dengan kenikmatan memasaknya yang unik. Mulai dari sop daging sapi, sate ayam dan kambing hingga bebek sinji. Namun pulau garam ini memiliki potensi lain yang tidak kalah besarnya, yaitu daya tarik wisatanya.

Industri pariwisata Madura mungkin tidak setenar Bali, Lombok atau bahkan Surabaya. Meski menawarkan banyak keindahan. Nyatanya, banyak tempat wisata di Madura yang menarik, murah dan layak Instagram.

Tidak percaya? harus. Oleh karena itu, perjalanan ke Madura wajib dinikmati secara langsung. Kami merekomendasikan 12 tempat wisata di Madura ini. Jangan lupa siapkan tabir surya ya! Alasannya, matahari di sana sangat panas!

  1. Bukit Jaddih

Bukit Jaddih terletak di Kecamatan Socah, Desa Jaddih, Kabupaten Karan, Negara Bagian Madura, Jawa Timur.

Bukit Jaddih berjarak 10 km dari pusat kota Kabupaten Bangkalan.

Bukit Jaddih dimulai dari pusat kota Surabaya, sekitar 28 kilometer, dan dapat ditempuh dengan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura dan Surabaya.

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Indah Di Kalimantan Timur

Pemandangan yang Anda lihat di Bukit Jaddih adalah hasil penambangan kapur bertahun-tahun, membentuk tebing besar dengan keindahan yang eksotis dan artistik.

Di kawasan tersebut, Anda juga bisa menemukan gua-gua kecil dan pemandangan indah mirip Cappadocia di Turki.

Saat berada di Bukit Jaddih, Anda akan dikagumi oleh potongan kapur yang sangat besar dan besar bahkan pemandangan yang menarik dari guratan kapur putih.

  1. Gili Labak

Wisata Gili Labak (Wisata Gili Labak) adalah sebuah pulau indah yang terletak di sebelah tenggara Pulau Madura seluas 5 hektar, saat ini menjadi salah satu tempat liburan terbaik di Jawa Timur.

Gili Labak adalah sebuah pulau menawan yang terletak di Selat Madura, tepatnya di sebelah tenggara Pulau Madura yang termasuk dalam wilayah Samui, Jawa Timur dalam wilayah administrasi Kecamatan Talango, Kabupaten Napumadura. Pulau Gili Labak memiliki luas hanya sekitar 5 hektar dan merupakan rumah bagi sekitar 35 keluarga.

Keindahan Pulau Gili Labak sudah mulai membuat wisatawan yang menyukai lokasi wisata alam terpencil jauh dari hiruk pikuk kota tercium. Saat ini, Pulau Gili Labak merupakan salah satu tujuan wisata paling populer di Pulau Jawa bagian timur. Semakin banyak perahu yang membawa wisatawan ke Gili Labak setiap akhir pekan, hal ini menunjukkan bahwa permintaan pulau ini semakin meningkat dan menjadi salah satu tujuan wisata saat liburan.

Hal Yang Bisa Kamu Lakukan

Selain pemandangan indah di sekitar Pulau Gili Labak, pantainya yang berpasir putih dan halus serta airnya yang masih jernih dan alami, wisata Gili Labak sangat menarik dengan aktivitas bertema bahari yang menarik. Berikut ini adalah beberapa aktivitas yang bisa dilakukan saat berkunjung ke pulau Gili Labak di Madura.

  • Berlayar di laut dengan perahu

Kita bisa mulai dengan keseruan mengambil Gili Labak dari Pelabuhan di Pulau Madura. Biasanya ada 4 Pelabuhan yang menyediakan kapal feri ke Pulau Gili Labak. Pelabuhan Kalianget Sumenep, Pelabuhan Tanjung Saronggi, Pelabuhan Desa Lobuk dan Pelabuhan Desa Kombang. Diperlukan waktu sekitar 1-1,5 jam untuk mencapai Gili Labak. Perjalanan melintasi Selat Madura menuju Gili Labak merupakan awal perjalanan wisata di Gili Labak. Perjalanan ini akan kita nikmati di perairan yang jernih dan pemandangan pulau-pulau sekitarnya yang indah.

  • Nikmati matahari terbit dari atas kapal

Jam 5.30 pagi adalah waktu terbaik untuk berangkat dari Sumenep di Madura menuju Gili Labak. Di tengah perjalanan, matahari pagi perlahan terbit dari balik lautan luas menyambut kami. Jangan lupa persiapkan kameramu, karena pemandangan sunrise akan menjadi momen indah di tengah laut.

  • Jelajahi Pulau Gili Labak

Setelah 1,5 jam perjalanan laut, island hopping ke Gili Labak adalah aktivitas yang paling cocok. Luas Gili Labak hanya 5 hektar, tentunya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari sudut eksotis Gili Labak.

  • Kegiatan Snorkeling

Jernihnya air di Gili Labak membuat kita bisa mengapresiasi dengan jelas pemandangan bawah laut saat snorkeling. Terumbu karang alami dan berbagai ikan kecil akan membuat aktivitas snorkeling di perairan dekat Gili Labak semakin aktif. Jika tidak ingin melewatkan pemandangan ini, jangan lupa siapkan kamera bawah air.

  • Kuliner

Tentunya saat berada di tempat wisata, mencoba kuliner lokal menjadi salah satu aktivitas yang wajib dilakukan. Menikmati ikan bakar adalah salah satu hal yang wajib dilakukan di Gili Labak. Ikan bakar yang ditaburi makanan khas setempat akan menjadi salah satu keinginan untuk kembali ke Gili Labak.

  1. Air Terjun Toroan

Jika anda berada di Madura pasti sulit menemukan tempat wisata air terjun, karena hanya ada satu air terjun yang ada di Madura yaitu Air Terjun Toroan Ketapang Sampang Madura. Pemandangan tempat ini sangat indah, memadukan antara keindahan air terjun dan keindahan pantainya.

Tak ada yang istimewa, saat Anda mengunjungi Air Terjun Toroan Ketapang Sampang Madura, sekali berperahu, Anda akan melebihi dua pulau. Intinya kamu hanya perlu membayar tiket sekali dan sudah bisa menikmati dua suasana resort yaitu air terjun dan pantai di sebelahnya.

Lokasi

Lokasi Air Terjun Ketapang sangat nyaman untuk dimasuki wisatawan.Lokasinya tidak jauh dari Kota Sampang yaitu Desa Ketapang Daya di Kecamatan Ketapang. Anda hanya perlu berjarak 4 kilometer dari pusat Kota Sampang untuk menjelajahi keindahan alam Air Terjun Toroan.

Sangat disarankan bagi yang ingin berlibur ke Air Terjun Toroan pada sore atau pagi hari, agar bisa melihat indahnya sunset dan keindahan air terjun yang mengalir langsung ke pantai melalui celah-celah bebatuan. Tempat ini juga sangat cocok sebagai tempat pemotretan.

Rute

Jika anda berangkat dari surabaya rute menuju air terjun toroan untuk liburan adalah, langkah pertama menuju terminal bugurasih dengan tujuan untuk pergi ke tiga negara bagian tersebut, kemudian langkah kedua buka lalu lintas perjalanan atau berkendara ke ketapang daerah, dan kemudian langsung menuju air terjun Toroan.

Untuk memberikan informasi kepada wisatawan, belum ada kendaraan yang tersedia menuju lokasi air terjun setelah sampai di Jalan Sanbang, sehingga harus berjalan kaki sejauh 50 meter di jalan yang cukup terjal. Karena itu, berhati-hatilah saat menggunakan sepatu dengan sol anti selip.

  1. Gili Genting

Wisata Pulau Gili Genting di Sumenep Madura adalah salah satu tempat wisata yang ada di Desa Bringsang, Kecamatan / Pulau Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Indonesia. Wisata Pulau Gili Genting di Sumenep Madura merupakan tujuan wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari libur. Tempat ini sangat asri dan bisa memberikan perasaan berbeda untuk aktivitas kita sehari-hari. Wisata Pulau Gili Genting di Sumenep Madura memiliki pesona yang indah dan sangat menarik. Sayangnya jika anda sedang tidak berada di kota sumenep jangan ikut dalam tour pulau gili genting sumenep madura, keindahannya tidak ada duanya. Wisata Pulau Gili Genting di Sumenep Madura sangat cocok untuk kegiatan liburan anda terutama saat libur panjang seperti hari libur nasional ataupun hari libur lainnya.

Keindahan wisata Sumenep sangat cocok untuk semua yang mengunjungi tempat wisata Pulau Gili Genting Kota Sumenep yang dekat atau jauh.

Lokasi

Di manakah lokasi Wisata Pulau Gili Genting Sumenep Madura? Seperti yang tertulis di atas, situs tersebut terletak di Kecamatan Gili Genting / Desa Pulau Bringsang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Indonesia. Namun jika anda masih bingung lokasi Wisata Pulau Gili Genting di Sumenep Madura, disarankan anda masuk saja ke Wisata Pulau Gili Genting di Sumenep Madura di Google Maps Search untuk mencari. Di Google Maps, ini akan menandai lokasi yang Anda cari.

Akses

Bagi wisatawan asal Kota Sumenep sudah tidak bingung lagi mengunjungi tempat wisata Pulau Gili Genting di Sumenep Madura. Namun bagi wisatawan luar kota bahkan mancanegara tentunya bingung dan takut tersesat. Tapi yakinlah, bagi wisatawan di luar Sumenep, saya punya solusi agar Anda tidak tersesat. Tentunya anda menggunakan mobil pribadi (seperti mobil atau motor pribadi) untuk menuju Pulau Gili Genting di Sumenep Madura. Anda bisa menanyakan petunjuk arah ke Pulau Gili Genting di Sumenep Madura di Google Maps yang terpasang di smartphone Anda. Karena menggunakan mobil pribadi lebih menyenangkan dari pada menggunakan kendaraan umum. Namun jika Anda menggunakan kendaraan umum, seperti bus umum atau angkutan lain, hal tersebut tidak menjadi masalah besar, karena Anda bisa berhenti di Terminal Bus Kota Sumenep.

Setelah itu dilanjutkan menggunakan ojek atau mobil pribadi menuju Tanjung Saronggi, kemudian naik perahu menuju Pelabuhan Bringsang hingga sampai di lokasi Wisata Pulau Gili Genting.

  1. Gili Iyang

Jika menyebut kata “Gili”, mungkin langsung teringat akan sebuah pulau eksotis yang menjadi daya tarik wisata Nusa Tenggara Barat (khususnya Lombok). Namun tidak hanya Lombok yang menawarkan wisata tanggul. Pulau Madura juga memiliki beberapa tanggul yang layak untuk berlibur, salah satunya Gili Iyang yang disebut-sebut sebagai “Pulau Pemuda”.

Lokasi

Gili Iyang sendiri terletak di Desa Dungkek, Kabupaten Sumenep Kecamatan Dungkek. Masih kerabat Gili Labak, pulau ini berjarak sekitar 28 kilometer dari pusat Kabupaten Sumenep. Jika Anda berangkat dari Surabaya, Anda bisa terbang dari Bandara Juanda ke Bandara Trunojoyo Sumenep, atau dari Terminal Bungurasih ke Terminal Arya Wiraraja Sumenep.

Baca Juga: Wisata Terindah Di Sekitaran Subang Yang Wajib Anda Kunjungi

Sesudah lolos di Sumenep, Kamu mampu naik angkutan umum atau menyewa mobil melintasi Kab Sumenep menyambut Destinasi Dungkek guna meneruskan petualangan Kamu. Dari sini, Kamu terpaksa mengenyam petualangan lewat perairan Pulau Madura dengan mengusung perahu atau perahu guna mencapai Gili Iyang. Dalam kondisi normal, diperlukan saat 45 menit sampai satu jam guna lolos ke Gili Iyang.

Pesona

Seperti yang telah disebutkan di atas, Gili Iyang sering disebut sebagai “Pulau Awet Muda”. Ini tidak berarti wisatawan tetap awet muda saat mengunjungi pulau itu. Namun, di Yili Iyang, Anda akan menemukan banyak penduduk yang memiliki sejarah satu abad atau seratus tahun, atau lebih. Karenanya, tak heran jika berwisata ke pulau kecil ini akan terasa awet muda.

Salah satu alasan mengapa banyak penduduk Gili Iyang dapat hidup lebih lama adalah banyaknya oksigen di udara. Menurut data Pusat Teknologi Penyehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Provinsi Jawa Timur, kandungan oksigen di Kabupaten Gili I mencapai 20% yang merupakan oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania. Pemerintah Kabupaten Sumenep menetapkan pulau itu sebagai target wisata kesehatan pada 2015.

Kandungan oksigen yang tinggi di Gili Iyang bukan tanpa alasan. Saat Anda menginap di kawasan tersebut, Anda akan menemukan pulau-pulau yang masih sangat alami dan masih alami. Di Yili Iyang (Yili Iyang), masih banyak hutan yang suram. Selain itu, hanya sedikit kendaraan bermotor yang melintas, yang melindungi udara Gili Yiyang dari polusi. Konon kadar karbondioksida di kawasan ini hanya 265 PPM dan tingkat kebisingannya hanya 36,5 db. Maka, tak heran jika Gili Iyang memiliki suasana yang cukup sepi selain menghirup udara segar.

Lantas, apa yang dilakukan wisatawan ketika memutuskan pergi ke Gili Yiyang untuk bersantai? Anda bisa menyelam di laut biru, bersantai di pantai berbatu atau bermain air di pasir yang indah. Berbeda dengan pantai pasir putih Gili Labak yang halus dan lembut, pantai Gili Iyang juga dihiasi bebatuan karang. Dari celah-celah bebatuan, Anda bisa menyaksikan indahnya sinar matahari pagi atau sore hari.

Pantai Ropet merupakan salah satu pantai yang menjadi rujukan banyak wisatawan. Jika ingin berkunjung ke pantai ini, disarankan wisatawan pagi-pagi sekali. Pasalnya setelah matahari terbit itu malu-malu, ibu-ibu di sekitarmu akan memberimu sarapan, dan kamu bisa makan di aula khusus. Di kawasan pantai ini Anda akan menemukan fosil ikan paus, warga sengaja mengubahnya menjadi fosil ikan paus untuk membuktikan bahwa mamalia terbesar di lautan itu pernah singgah di Gili Yiyang.

Nah, bagi yang suka berwisata ke goa, ada banyak sekali goa yang bisa kamu kunjungi di tempat ini. Gili Iyang tidak tanggung-tanggung menyediakan sedikitnya 10 gua, 7 gua di Desa Banra’as, dan sisanya di Desa Bancamara. Yang direkomendasikan adalah Mahakarya, Goa yang memiliki luas hingga 800 meter persegi. Gua ini memiliki tujuh ruangan yang luas dengan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan.

Selain itu, di dekat pantai pun terdapat goa-goa dengan sumber air tawar. Gua unik ini bernama Goa Air, dan kedalaman maksimumnya adalah 150 meter. Gua lain yang bisa dipilih adalah Goa Syariah yang menjadi favorit ngabuburit di kalangan remaja selama bulan Ramadhan, dan Goa Petapa Kelompang biasanya digunakan para leluhur untuk bersemedi atau bermeditasi.

Jika tidak ada interaksi dengan penduduk setempat, untuk menjelajahi tempat wisata alam tentunya belum lengkap. Di Gili Iyang (Gili Iyang), wisatawan dapat menjelajahi pulau dengan ditemani warga sekitar. Namun, karena masih banyak orang yang tidak bisa berbahasa Indonesia dengan baik, pemandu wisata pendamping bisa menjadi pilihan yang menarik.

  1. Gili Pandan

Gili Pandan merupakan pulau tak berpenghuni dengan pantai pasir putih yang indah dan pantai laut yang jernih, tak kalah dengan Pulau Gili Labak. Pantai Gili Pandan yang eksotis sangat cocok untuk Anda yang ingin melepas penat, cuti libur kerja atau sekedar ingin penasaran dengan keindahan yang ada di pulau ini. Saat air surut, pulau ini terlihat dari bekas bebatuan dataran yang agak besar.

Pulau ini sebenarnya sangat indah, pantainya yang berpasir putih, air yang jernih, dan ombak yang tenang membuat tempat ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata alam. Anda bisa melakukan perjalanan ke Gili Pandan melalui beberapa titik keberangkatan. Anda bisa menyewa perahu dari komunitas nelayan Dusun Talang Siring Pamekasan dari Pantai Talang Siring Pamekasan (jalur termudah). Anda juga bisa menyewa perahu nelayan dari desa Kaduara Barat menuju Gili Pandan.

  1. Pantai Rongkang

Pantai Rongkang terletak di Desa Kwanyar, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkaran, Pulau Madura, Jawa Timur. Lokasi Pantai Rongkang terletak di sebelah timur Jembatan Suramadu. Jembatan Suramadu merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggara, berjarak sekitar 25 kilometer dari Kota Bangkalan.

Wisata Pantai Rongkang merupakan salah satu tempat wisata di Pulau Madura yang paling populer. Wisata pantai ini memiliki pesona yang indah dan sangat menarik. Pada hari kerja dan hari libur, turis berbondong-bondong ke sana. Pantainya masih alami, dinaungi pepohonan, dan bebatuan besar berlubang berserakan di sepanjang tepi pantai.

Pantai Rongkang Ketika banyak turis asing dan lokal datang ke Pulau Madura, mereka membawa kerabat, teman, kerabat dan pasangannya untuk mengunjungi Pantai Rongkang Bangkaran.

Selain pantainya yang berbatu, keunikan lainnya adalah Anda harus melewati beberapa bebatuan berbentuk tebing terjal sebelum mencapai pantai. Bagi yang penasaran dengan Pantai Rongkang Bangkalan, ini menjadi tantangan tersendiri. Karena pantai ini masih sangat alami, banyak pepohonan yang rindang disekitarnya.

Tiket

Pantai Rongkang dulunya terkenal dan sering dikunjungi oleh pecinta alam. Sayangnya, pantai ini tidak dijadikan sebagai lokasi wisata resmi oleh pemerintah Banglara, sehingga wisatawan masih bisa leluasa masuk dan keluar pantai kapan saja, pagi atau sore hari.

Untuk menikmati keindahannya, pengunjung hanya perlu membayar Rp 5.000 hingga 20.000 per orang untuk memasuki kawasan pantai. Untuk bisa menggunakan Pantai Rongkang, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya parkir. Karena minimnya jaminan keamanan, wisatawan diharapkan bisa mempertahankan mobil pribadinya.

Rute

Akses menuju Pantai Rongkang masih cukup sulit karena masih ada beberapa jalan yang belum diaspal akibat minimnya fasilitas pemerintah untuk memperbaiki jalan menuju pantai. Masih ada lubang di jalan, dan sebagian jalan masih berlumpur.

Hal tersebut dapat dijadikan sebagai investasi pemerintah dalam perbaikan jalan untuk meningkatkan industri pariwisata Pantai Rongkang. Hal tersebut dapat memberikan nilai tambah, wisatawan akan tertarik dan tertarik untuk datang ke pantai rongkang ini dan menghargai pesona alam pantainya. Ada dua cara masuk bagi wisatawan yang berangkat dari Pulau Madura.

Perahu pertama menyeberang ke pelabuhan Kamal. Diperlukan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai Pantai Rongkang. Jarak tempuh kurang lebih 12 kilometer. Jalur kedua merupakan jalur terpendek menuju pantai, yaitu melalui Jembatan Suramadu. Ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Jarak tempuh sekitar 5 kilometer.

Kedua jalur ini bisa dilalui dengan mobil pribadi atau angkutan umum yang tersebar luas di Pulau Madura dan sekitarnya, dan bisa mencapai Pantai Rongkang. Ada minibus, siap mengantar Anda ke sana kapan saja. Untuk harga biasa bus kecil biasanya sekitar Rp 5.000 dan bus sekitar Rp 20.000.

  1. Telaga Kermata

Telaga Kermata adalah salah satu tempat wisata di Madura yang banyak dikunjungi wisatawan.Berbeda dengan danau biasa, Telaga Kermata Sumenep Madura sangat populer. Di tempat ini pengunjung bisa menemukan banyak spot fotografi kekinian yang keren.

Suasana sejuk Telaga Kermata Sumenep Madura bisa dirasakan tidak hanya pada pagi hari, siang hari dan saat terik matahari, namun suasana dingin masih terasa di tempat wisata ini, terutama pada rumah kayu tempat wisatawan beristirahat. Di kabin ini, pengunjung bisa bersantai sambil menikmati sejuknya udara dan pepohonan yang rindang.

Setelah segala aktivitas rutin, Danau Kermata sangat cocok untuk bersantai. Asyiknya menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di Telaga Kermata Sumenep Madura.Selain bisa menghirup udara segar, pengunjung juga bisa mencoba sepeda air.

Lokasi

Nah, jika Anda tertarik mengunjungi destinasi wisata ini, Telaga Kermata terletak di Jl. Raya Sumenep (Raya Sumenep) dari Desa Tanah Merah, Kecamatan Salongi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Jika Anda bingung dengan masalah rute, Anda bisa langsung mengeceknya di Google Maps.